Wednesday, January 21, 2009

penggaduhan kambing

langkah awal kami dalam menjalankan program'' dalam peningkatan SDM masyarakat dimulai dengan penggaduhan kambing dan untuk sememtara di fokuskan di banyuwangi dulu , di awal kami menawarkan program ini banyak masyarakat yang menolak bahkan menertawakan bahwa program ini akan berhasil melihat kehidupan masyarakat yang memang sudah pada tarap ekonomi menengah , banyak sudah cobaan yang kami hadapi mulai dari di tolah umat , di kembalikan kambing yang digaduh beberapa hari , 1 bulan kambingnya meninggal saat melahirkan , bahkan yang lebih parah lagi membatalkan perjanjian menggaduh kambing padahal kambing dah di belikan , namun segala rintangan itu kami anggap sebagai tantangan yang menyenangkan karena tanpa tantangan kita nggak akan pernah dewasa ibarat pohon semakin tinggi akan semakin kencang angin yang menerpanya jadi bukan menjadi halangan bagi kami tuk terus melangkah tapi semakin mengobarkan semangat kami untuk terus berusaha dan pada akhirnya sedikit demi sedikit masyarakat mulai menerima n mendukung langkah kami , satu persatu mulai banyak yang meminta kambing untuk mereka gaduh bahkan kini telah mencapa 18 kambing yang berada di sumber kembang timur , ringin 3 dll juga seekor sapi .
para penggaduh itu antara lain :

1. pak meselan dari ringin telu , 7 ekor kambing jawa
2. pak surib dari ringin telu 2 kambing gibas
3. pak ran dari sbk timur 2 kambing jawa
4. bu supin dari sbk timur 5 kambing jawa
5. pak jan dari sbk timur 2 kambing jawa
6. pak eko dari sbk timur 1 ekor sapi

dengan jumblah kambing yang lumayan banyak kami berharap untuk 2 atau 3 tahun kemudian dari hasil nya dapat kita kembalikan ke umat entah dalam bentuk apa yang pasti kami akan lebih mementingkan segi pendidikan , dan peningkatan SDM masyarakat.

sedangkan pembagian hasilnya adalah setelah di bagi dengan penggaduh hasilnya akan di ambil 20% untuk digunakan sebagai dana ke pura setempat , dana operasional , dan dana simpanan bila mana terjadi kerugian misalnya kambing yang kita gaduhkan meninggal dunia maka dari dana tersebut kita ambilkan untuk menutupi kerugian itu , sedang yang 80% akan kita kembangkan lagi dengan harapan dari yang 80% itu kita tetap bisa membantu umat lebih banyak lagi

No comments: